Abstract

ABSTRAK


Orangtua masih beranggapan bahwa pendidikan seks belum pantas diterima oleh anak usia dini dan kurangnya pengetahuan para orangtua yang menjadikan pendidikan seks belum diajarkan kepada anak, padahal orang tua adalah orang terdekat dengan anak dalam memberikan penjelasan tentang pendidikan seks dalam upaya upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual pada anak usia dini. Berdasarkan data LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) 2019, terjadi peningkatan kasus kekerasan seksual pada anak yang terjadi sejak 2016 sejumlah 25 kasus, pada 2017 81 kasus, dan pada 2018 menjadi 206 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penyuluhan kesehatan tentang peran orang tua murid dalam pemberian pendidikan seks untuk anak usia dini di TK Aisyiyah 1 Cileungsi Kabupaten Bogor Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik, menggunakan metode Pre experimental dengan one group pre-test post-test design. Dengan populasi seluruh orang tua murid sejumlah 49 orang dan sampelnya adalah 21 orang yang bersedia menjadi responden. Instrument yang digunakan adalah kuisioner, materi untuk ceramah dan video. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan pengetahuan orang tua murid berkategori kurang (47,1%). Setelah diberikan penyuluhan pengetahuan orang tua murid TK Aisyiyah 1 Cileungsi jadi berkategori baik (85,7%). Kesimpulan menunjukan bahwa pemberian penyuluhan kesehatan sangat efektif terhadap pengetahuan orang tua tentang peran orang tua murid dalam pemberian pendidikan seks pada anak usia dini dengan Pvalue= 0,000 dan nilai Eta Squared sebesar 0,57. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menggunakan desain penelitian yang berbeda agar mendapatkan temuan penelitian yang berbeda.